![]() |
| 4 Cara Penulisan Code pada Javascript Native |
Penulisan Javascript dengan Tag Script
Jika pakai cara ini, kita harus menuliskan tag <script> dan diakhiri dengan tag </script> sebagai penutup. Cara ini lebih umum digunakan. Kita bisa menuliskan script didalam tag <head> atau didalam tag <body>. Namun saya sendiri lebih suka menulisakan didalam tag <body>. Lebih tepatnya sebelum tag penutup </body>.
Berikut contoh penulisan code js.
<html> <head> <title>Belajar Javascript</title> <script> document.write("Hallo!"); </script> </head> <body> <p>Mari Belajar Menulis Javascript</p> <script> window.alert('Hello World'); </script> </body> </html>
Keterangan :
- Script pertama yang ditulis didalam <head> digunakan untuk menuliskan Hallo pada halaman website.
- Script kedua yang ditulis didalam <body> digunakan untuk menampilkan pesan hello word saat pertama kali halaman website dimuat.
Menuliskan Javascript Menggunakan Attribut Event
Cara penulisan code dengan cara ini digunakan saat ingin memanggil event tertentu. Sehingga script akan berkerja jika terdapat event yang memanggil script tersebut. Beberapa contoh attribut event yang bisa dijalankan.
- onclick, menjalankan script saat properti html diklik.
- oncopy, script akan berjalan ketika pengguna website menyalin data.
- oncut, sama serperti onclick. Namun digunakan saat user memindahkan data.
- onfocus, script berjalan saat fokus dielement tertentu.
- oninput, script berjalan ketika element diberikan masukan data.
Masih banyak lagi attribut event yang bisa digunakan. Untuk contoh penggunaan ini bisa dilihat pada code dihalaman ini.
<html> <head> <title>Belajar Javascript</title> </head> <body> <p>Sebelum tombol diklik</p> <button onclick="document.write('Setelah tombol diklik')">button</button> </body> </html>
Menulis Javascript dengan Berbeda File
Cara penulisan ini digunakan saat ingin menulis code javascript yang diletakkan pada file berbeda. Penulisan dengan cara ini akan lebih mudah saat ingin merubah script yang ditulis. Berikut cara penulisannya.
1. Tulis code scriptnya pada file tersendiri. Contoh script seperti dibawah ini
document.writeln("Hello world");
2. Simpan filenya. Berinama dan jangan lupa ekstensi file harus .js contonya iniScript.js
3. Panggil file javascript tadi dengan cara mengetikkan code seperti dibawah ini pada file html.
<html> <head> <title>Belajar Javascript</title> <script src="iniScript.js"></script> </head> <body> </body> </html>
Penulisan Javascript di Url Website
Code akan muncul dihalaman url website. Penggunaannya biasanya diletakkan dalam tag <a href> Cara kerjanya akan sama dengan attribut onliclick. Contoh penulisan berada dibawah ini.
<html> <head> <title>Belajar Javascript</title> </head> <body> <a href="javascript:alert('Hallo!')">Link Javascript</a> </body> </html>
Penutup
Apapun cara penulisannya. Semua memiliki kelebihan dan fungsi masing masing. Jika ingin tau apa kelebihan dan fungsi dari masing masing teknik penulisan, langsung saja kamu praktekkan sendiri.
Setelah mengetahui cara 4 cara penulisan code pada javascript, kita akan mempelajari halaman materi selanjutnya yang bisa dilihat pada daftar meteri belajar javascript. Silahkan langsung praktekkan agar kamu bisa lebih cepat belajar.
Setelah mengetahui cara 4 cara penulisan code pada javascript, kita akan mempelajari halaman materi selanjutnya yang bisa dilihat pada daftar meteri belajar javascript. Silahkan langsung praktekkan agar kamu bisa lebih cepat belajar.
Jangan lupa share materi ini agar bisa bermanfaat juga untuk orang lain.
